SUMBER-SUMBER TERJADINYA PENCEMARAN

SUMBER-SUMBER TERJADINYA PENCEMARAN

Bahan kimia yang tersebar dalam lingkungan fisik ini ada yang bermanfaat dan sangat diperlukan kehadirannya dalam jumlah sebanyak mungkin, ada yang berguna dalam kadar tertentu ada pula yang betul-betul bersifat sebagai racun dan berbahaya bagi kehidupan manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Bahan-bahan kimia yang kehadirannya dalam lingkungan hidup dapat menyebabkan terganggunya kesejahteraan hidup manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan disebut bahan pencemar. Sebagai sumber utama terjadinya pencemar adalah:

? Proses-proses alam, antara lain pembusukan secara biologis, aktivitas gunung berapi, terbakarnya semak-semak, dan halilintar.

? Pembuatan/aktivitas manusia, seperti:

a. Hasil pembakaran bahan bakar yang terjadi pada industri dan kendaraan bermotor.

b. Pengolahan dan penyulingan bijih tambang mineral dan batubara.

c. Proses-proses dalam pabrik.

d. Sisa-sisa buangan dari aktivitas-aktivitas tersebut di atas.

Pencemaran lingkungan ini sudah terjadi sejak jaman dahulu kala, sejak adanya manusia, tetapi baru abad 20 pencemaran yang diakibatkan karena manusia ini menjadi pokok bahasan pada semua kalangan masyarakat dan perlu mendapat penanganan dan pengawasan secara serius.

Faktor-faktor penyebab terjadinya pencemaran lingkungan sebagai

hasil sampingan perbuatan manusia meliputi;

? Faktor Industrialisasi.

? Faktor Urbanisasi.

? Faktor Kepadatan Penduduk.

? Faktor Cara Hidup.

? Faktor Perkembangan Ekonomi.

Faktor-faktor di atas saling mempengaruhi secara kompleks. Apabila salah satu faktor terjadi, maka faktor lainnya dapat terjadi, dengan demikian terjadinya pencemaran lingkungan tidak dapat dihindari. Contoh-contoh faktor-faktor yang sangat mengganggu lingkungan hidup antara lain:

1) Faktor Industrialisasi

a. Pertambangan, transportasi, penyulingan dan pengolahan bahan hingga menghasilkan barang yang dapat digunakan.

b. Pertambangan, transportasi, penyulingan dan penggunaan bahan bakar untuk menghasilkan energi.

c. Sisa-sisa buangan yang dihasilkan sebagai hasil sampingan selama proses proses di atas.

2) Faktor Urbanisasi

a. Pembukaan hutan untuk perkampungan, industri dan sistem transportasi.

b. Penimbunan atau menumpuknya sisa-sisa buangan/sampah dan hasil samping selama proses-proses di atas.

3) Perkembangan/pertumbuhan penduduk yang pesat

a. Meningkatnya kebutuhan tempat tinggal/perumahan.

b. Meningkatnya kebutuhan pangan dan kebutuhan energi.

c. Meningkatnya kebutuhan barang-barang konsumsi dan bahan-bahan untuk hidup.

4) Faktor Cara Hidup

a. Penggunaan barang kebutuhan secara berlebihan sehingga terbuang percuma.

b. Tuntutan akan kemewahan.

c. Pemborosan energi.

5) Faktor Perkembangan Ekonomi

a. Meningkatnya penggunaan bahan sumber, misal BBM, hasil hutan.

b. Meningkatnya sisa-sisa buangan sebagai hasil sampingan produksi barang-barang kepentingan dalam pabrik dan meningkatnya bahan pencemar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: